Seluk Beluk Strategi Red Ocean dan Blue Ocean - 1

Blue Ocean dan Red Ocean, hanya sebuah kiasan, tentang seberapa dalam dan ganas ombak di bisnis yang kamu geluti.

2 Years Ago

Kali ini saya akan menshare sebuah tulisan yang membahas tentang Blue Ocean dan Red Ocean. Oh iya, mungkin banyak dari kamu yang sudah pernah mendengarnya.

Yes, ini memang bukan bicara tentang samudera di lautan sesungguhnya.

Hanya sebuah kiasan, tentang seberapa dalam dan ganas ombak di bisnis yang kamu geluti.

BOS (Blue Ocean Strategy) digagas oleh profesor asal Korea, Chan Kim dan rekannya dari Perancis Renee Mauborgne.

Tema ini hendak mengajarkan kepada kita tentang bagaimana memenangkan kompetisi bisnis yang kian dinamis.

Mengenal Strategi Blue Ocean

Strategi Blue Ocean adalah strategi yang menantang perusahaan untuk keluar dari samudra merah yang berdarah-darah dengan cara menciptakan ruang pasar yang belum ada pesaingnya.

Sehingga kata kompetisi pun menjadi tidak relevan.

Apa itu Strategi Red Ocean?

Strategi Red Ocean adalah kondisi dimana kita bersaing pada pasar yang sama dengan pesaing.

Pasar ini tentunya dihuni oleh banyak pelaku bisnis yang secara bersama-sama bersaing dan turut membesarkan pasar yang ada.

Karena begitu banyaknya pelaku bisnis pada pasar ini, suasana persaingan akan begitu sengit.

Blue Ocean Strategy pada dasarnya merupakan sebuah siasat untuk menaklukan pesaing melalui tawaran fitur produk yang inovatif, dan selama ini diabaikan oleh para pesaing.

Fitur produk ini biasanya juga berbeda secara radikal dengan yang selama ini sudah ada di pasar.

Dengan cara seperti di atas, Blue Ocean mendorong pelakunya untuk memasuki sebuah arena pasar baru yang potensial, dan yang selama ini “dilupakan” oleh para pesaing.

Hal ini tentu berbeda dengan Red Ocean, di mana semua kompetitor memberikan tawaran fitur produk yang seragam, sama, dan semua saling memperebutkan pasar yang juga sama.

Alhasil, yang acap terjadi adalah pertarungan yang berdarah-darah, lantaran arena persaingan diperebutkan oleh para pemain yang menawarkan keseragaman produk dan pendekatan.

Contoh Kisah Blue Ocean

Contoh yang bisa kita pelajari dari kisah Blue Ocean ini misalnya dapat dilihat pada kisah keberhasilan Yamaha dengan skutik Mio-nya.

Dulu sebelum motor jenis ini muncul, pasar sepeda motor didominasi oleh merk Honda sebagai penguasanya.

Ketika skutik Mio hadir, Yamaha memasuki pasar motor dengan fitur yang berbeda secara radikal.

Yamaha segera membidik segmen pasar baru (new market segment) yakni para pelanggan perempuan (female bikers).

Dengan pendekatan Blue Ocean ini, saat itu praktis Yamaha berenang dalam arena pasar baru, yang tidak ada players lain didalamnya.

Dengan mudah Yamaha memimpin pasar baru itu, dan itu terus bertahan hingga kini.

Keberhasilan ini memang fenomenal, sebab melalui Mio-lah, Yamaha kemudian pelan-pelan merangsek singgasana yang sudah puluhan tahun digenggam sang jawara, Honda.

Contoh Aplikasi Red Ocean

Bahkan jika saat ini bisnis yang digeluti berada di arus persaingan Red Ocean, maka bisa saja arahnya dirubah menuju ke Blue Ocean. Contoh yang melakukan hal demikian adalah Air Asia.

Air Asia merupakan perusahaan penerbangan di wilayah Asia Tenggara yang menerapkan prinsip low cost carrier.

Air Asia melihat peluang bahwa penumpang pesawat terbang tidak membutuhkan makan dalam penerbangan jarak dekat, pemilihan tempat duduk di pesawat terbang, dan proses pembelian tiket yang berbelit – belit.

Yang mereka butuhkan adalah ketepatan waktu dalam berangkat dan ketepatan waktu dalam sampai, proses pembelian tiket dengan mudah, dan dapat tempat duduk ketika mereka terbang.

Oleh karena itu, air asia keluar dari industri penerbangan pada umumnya di mana pada industri ini biasanya menawarkan kenyamanan ekstra dan harga tiket dengan sangat mahal.

Air asia hadir dengan pelayanan cukup prima dengan harga tiket yang murah.

Air Asia bisa mematok harga 50% -80% lebih murah daripada pesaingnya, tepat waktu, serta proses pembelian tiket secara mudah cepat, dan aman lewat sistem online.

Ketika itu Air Asia tidak memiliki pesaing sama sekali dan berhasil keluar persaingan secara head-to-head dan masuk kedalam Blue Ocean.

Kenapa Air Asia bisa mencapai sukses seperti hal tersebut?

Air Asia menawarkan value yang orang lain ingin membelinya, bukan hanya sekedar value, tetapi value yang dapat menghasilkan keunggulan kompetitif yaitu value-innovation

Inti dari Blue Ocean dan Red Ocean

Blue Ocean = Jenis pasar yang tidak diketahui banyak orang, sehingga persaingan sedikit (cenderung dalam dan tenang).

Red Ocean = Jenis pasar yang sudah diketahui banyak orang, sehingga persaingan amat ketat (cenderung berdarah-darah).

Perbedaan Blue Ocean dan Red Ocean

Blue Ocean

Red Ocean

Menciptakan ruang pasar yang belum ada pesaingnya.

Bersaing dalam ruang pasar yang sudah ada.

Menjadikan kompetisi tidak relevan.

Memerangi kompetisi.

Menciptakan dan menangkap permintaan baru.

Mengeksploitasi permintaan yang ada.

Mendobrak pertukaran nilai-biaya

Memilih antara nilai-biaya (value cost trade-off)

Memadukan keselurahan sistem kegiatan perusahaan dalam mengejar diferensiasi dan biaya rendah.

Memadukan keseluruhan sistem kegiatan perusahaan dengan pilihan strategis antara diferensiasi atau biaya rendah.

Sumber Tabel: Kim & Mauborgne (2005)

Dengan demikian, pasar Red Ocean memang sudah mengandung sejumlah pesaing.

Kamu bisa memikirkan warna merah yang digunakan dalam istilah Red Ocean karena pertumpahan darah yang kadang-kadang terasa seperti pasar yang sangat kompetitif.

Strategi Red Ocean adalah strategi yang bertujuan untuk melawan dan mengalahkan kompetisi.

Karakteristik Umum Strategi Red Ocean

1.    Fokus bersaing di pasar yang sudah ada.

2.    Fokus mengalahkan pesaing.

3.    Fokus pada pertukaran nilai / biaya. Nilai / biaya trade-off adalah pandangan bahwa perusahaan memiliki pilihan antara menciptakan produk bernilai tinggi untuk pelanggan tetapi dengan biaya lebih tinggi, atau produk bernilai sewajarnya untuk pelanggan dengan biaya lebih rendah.

4.    Fokus pada mengeksploitasi permintaan yang ada.

5.    Fokus pada eksekusi (pemasaran yang lebih baik, basis biaya lebih rendah dll).

Strategi Red Ocean pada akhirnya mengarah pada dua pilihan strategi, yakni diferensiasi atau biaya rendah. Apa pun yang dipilih organisasi harus menyelaraskan semua kegiatan dengan salah satu arahan strategis ini.

Jika kamu tipe yang lebih berfokus pada bagaimana mengalahkan kompetisi sebagai bagian dari pengembangan strategi, maka selamat karena kamu memang tipe Red Ocean.

Tetapi jika kamu tipe yang lebih berfokus pada hasil yang strategis, ingin menciptakan produk yang baru di pasaran, dan suka menemukan sudut peluang baru yang ada di pasar, maka bisa jadi kamu memang tipe Blue Ocean.

Karakteristik Umum Strategi Blue Ocean

1.    Fokus, berbicara mengenai titik-titik penting yang menjadi pusat perhatian. Perusahaan tidak dapat menyebarkan usahanya ke semua faktor dalam arena bisnis. Profil strategis perusahaan harus bisa dengan jelas menunjukkan di mana letak fokus usahanya.

2.    Divergensi atau bergerak menjauh, yakni menjauh dari pemain-pemain lain. Hal ini bisa dilakukan sebagai suatu hasil dari mencari dan melihat alternatif dan bukan membanding-bandingkan diri dengan pesaing. Tujuannya jelas, yakni keluar dari “permainan” dan menciptakan “mainan” yang baru.

3.    Motto yang memikat, juga menjadi salah satu daya tarik utama bagi konsumen. Namun demikian sebuah motto yang baik tidak hanya mampu menyampaikan pesan secara jelas dan menarik, tetapi juga mengiklankan penawaran secara jujur. Karena jika tidak demikian, perusahaan tersebut akan kehilangan kepercayaan dan minat dari konsumennya.

Ketiga ciri di ataslah yang kemudian melebur, membentuk suatu kualitas yang saling melengkapi dalam Blue Ocean Strategy.

Tanpa kualitas-kualitas ini, strategi perusahaan akan kabur, tidak khas, sulit dikomunikasikan, dan memiliki struktur biaya yang tinggi.

Mana yang Lebih Bagus?

Sebelum membahas tentang mana yang lebih bagus antara Blue Ocean dan Red Ocean, saya ingin merangkum terlebih dahulu plus minus dari keduanya.

 

Bersambung

 

Strategi   Red   Blue   Ocean  

  Back